Helena D’arch Schneider, memandang awan-awan melalui jendela pesawat jet pribadi yang membawanya. Menutup matanya dan menghela napas. Dia tenang, dan untuk sesaat dia berpikir dia hampir kehilangan kontrol karena terlalu senang, karena hari ini dia bisa bertemu dengan seseorang yang merupakan ‘keluarga’ baginya.
Seseorang yang mungkin akan mengerti bakat yang dia miliki, karena orang itu juga memiliki apa yang dia miliki.
Ya, pagi hari itu diawali dengan kabar yang bagus, karena hari ini seharusnya ‘Wraith’ lahir, dan itu tandanya dia harus menjemput ‘kakak’ nya itu. Orang yang Helena harap akan mengerti betapa spesialnya mereka. Orang-orang yang lahir dari ‘darah’ yang sama dan memiliki sesuatu yang ’spesial’ itu.
Penerbangan yang lama dan antusiasme untuk bertemu orang itu membuat Helena sedikit lelah dan terkantuk-kantuk, dalam batas tipis antara tetap terjaga dan mimpi Helena mendengar suara yang dia kenal dan dia sayang. suara William D’arch Schneider; Ayahnya. Dan itu membuatnya mengingat sesuatu yang mengubah hidupnya selamanya.
Waktu itu 1991, umur Helena masih sekitar 6 tahun. Dia terbangun dari tidurnya dan melihat William duduk disamping tempat tidurnya. Tersenyum.
Ayah, ada apa?
Terbangun dengan ayahnya disana, buat Helena adalah sesuatu yang sangat jarang terjadi. Ayahnya adalah satu-satunya keluarga tersisa yang dia punya, dan William jarang ada untuknya karena alasan pekerjaan.
Walau begitu Helena tahu kalau William sangat menyayanginya, yang dia tahu adalah apa yang William lakukan adalah sesuatu yang sangat penting untuk dunia. Karena William selalu mengatakan itu ketika Helena bertanya.
Apa yang ayah lakukan adalah sesuatu yang akan menyelamatkan manusia pada saatnya nanti..
Pagi itu, Melihat sesuatu yang sangat jarang terjadi itu. hal pertama yang Helena katakan adalah sebuah pertanyaan. “Ada Apa?”
Helena.. Ayah ingin menceritakan sebuah cerita
Cerita itu cerita yang panjang, dan untuk Helena adalah cerita pertama-terakhir dan terbaik yang William pernah ceritakan padanya.
Cerita itu berkisah tentang seorang raja bernama William yang memiliki beberapa orang anak. Anak yang paling kecil bernama Putri Helena.
Alkisah putri Helena semenjak kecil terpisah dari saudaranya karena kekuatan jahat dari penyihir bernama ‘Grey’. ‘Grey’ ingin menguasai dunia dan dia takut terhadap kekuatan magis yang dimiliki oleh anak-anak Raja, sehingga ‘Grey’ berusaha untuk menculik dan membunuh semua anak Raja.
Anak tertua dari Raja adalah seorang ksatria, dia meminta restu dari sang Raja untuk membunuh ‘Grey’, dan sang Raja mengijinkan.
Bulan berlalu dan anak tertua ini tidak pernah kembali. Sang Raja yang menyesal, sedih karena kehilangan anak tertua dan ketakutan atas mara bahaya ini memohon pada dewa bernama ‘RAVEN’ agar anak-anaknya dapat selamat.
‘RAVEN’ menyetujui permohonan ini dengan syarat bahwa anak-anak raja mesti dipisahkan untuk dirawat oleh rakyat biasa, dan ingatan mereka tentang raja, kekuatan magis dan keluarganya dihapus untuk selamanya.
Raja yang sedih kebingungan menyetujui syarat ‘RAVEN’ ini. Seiring dengan waktu, satu demi satu anak-anak raja perlahan-lahan kehilangan ingatan mereka, dan pada akhirnya menghilang.
Helena merupakan anak raja yang terakhir akan ‘RAVEN’ sembunyikan, dan sesaat sebelum Helena mulai kehilangan ingatannya, sang raja memutuskan untuk menyembunyikan Helena dari ‘RAVEN’ dan memutuskan untuk melindungi anaknya sendiri dari ‘Grey’ betapapun menakutkannya ‘Grey’.
Dia menyesal anak-anak yang lain harus kehilangan ingatannya, dia menyesal mesti menyetujui syarat ‘RAVEN’ dan dia menyesali itu seumur hidupnya.
Cerita itu berakhir disitu, dan ya… itu cerita pertama dan terakhir dari William untuk Helena.
Tersentak dari mimpinya karena pendaratan yang buruk di cuaca yang tidak bersahabat, Helena terjaga. Dia mengguman.
dan kini aku harus menjemput saudara-saudaraku dan mengingatkan mereka akan ingatan yang hilang itu